Minggu, Maret 15, 2026
BerandaSULTRABAUBAURAT 2026, Koperasi Katapayi Sulaa Didorong Lebih Agresif Garap Pasar

RAT 2026, Koperasi Katapayi Sulaa Didorong Lebih Agresif Garap Pasar

BAUBAU, INFOBUSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menekankan pentingnya penguatan strategi pemasaran dan peningkatan daya saing dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Produsen Katapayi Sulaa Mandiri, Kamis (12/2/2026). Dorongan tersebut disampaikan sebagai respons atas tantangan distribusi dan perluasan pasar yang masih dihadapi koperasi dalam mengoptimalkan hasil produksinya.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Baubau, Musfe SH, menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan langkah penguatan usaha ke depan.

“RAT menjadi momentum penting untuk menilai capaian kinerja, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan koperasi agar lebih maju dan berdaya saing,” ujar Musfe.

Berdasarkan analisis laporan keuangan tahun buku berjalan, ia menyampaikan bahwa secara umum kondisi keuangan koperasi masih dalam kategori terkendali. Meski tingkat likuiditas mengalami sedikit penurunan, koperasi dinilai tetap mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Dari sisi solvabilitas dan rentabilitas, lanjutnya, koperasi menunjukkan tren peningkatan. Hal ini mencerminkan kemampuan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang serta menghasilkan keuntungan dari aktivitas usaha yang dijalankan.

Peningkatan kinerja tersebut juga terlihat dari bertambahnya Sisa Hasil Usaha (SHU), yang menjadi indikator efektivitas pengelolaan dan kontribusi nyata koperasi terhadap kesejahteraan anggota.

Selain capaian kinerja, Musfe turut mengapresiasi bertambahnya tiga anggota baru dalam satu tahun terakhir. Menurutnya, penambahan tersebut menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai wadah usaha bersama.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan utama yang masih dihadapi adalah aspek pemasaran hasil produksi. Kendala distribusi dan penyerapan pasar dinilai perlu segera diantisipasi agar produk koperasi dapat terserap optimal dan memiliki nilai tambah lebih besar.

Untuk itu, Musfe mendorong penguatan strategi pemasaran melalui peningkatan kualitas dan kemasan produk, perluasan jaringan distribusi, pemanfaatan platform digital, serta pengembangan kemitraan dengan pelaku usaha dan pasar lokal.

“Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan dan fasilitasi agar koperasi mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usahanya,” tegas Musfe.

Pemkot Baubau berharap Koperasi Produsen Katapayi Sulaa Mandiri dapat terus berkembang secara profesional, adaptif terhadap dinamika pasar, serta mampu menjawab tantangan pemasaran demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh anggota. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

berita populer

Recent Comments