PASARWAJO, INFOBUSEL.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, La Ode Syamsudin, mewakili Bupati Buton, menghadiri sekaligus mendampingi Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, pada pelepasan ekspor perdana komoditas ubur-ubur dari PT Triko Bina Nusantara, Rabu (28/1/2026), di halaman Kantor KSOP, Pelabuhan Murhum, Kota Baubau.
Kehadiran Sekda Buton menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton dalam mendukung pengembangan ekspor komoditas perikanan yang bersumber dari potensi kelautan Kepulauan Buton. Ekspor perdana ini dilakukan langsung dari Pelabuhan Baubau menuju Tiongkok, menandai babak baru dalam penguatan ekonomi daerah berbasis sumber daya maritim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Baubau, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Selatan mewakili Bupati Busel, Direktur PT Triko Bina Nusantara, serta unsur instansi vertikal dan perangkat daerah terkait.
Hugua mengapresiasi langkah dan inovasi PT Triko Bina Nusantara yang berhasil merealisasikan ekspor langsung komoditas perikanan dari Sultra.
“Kami, pemerintah daerah, sangat membutuhkan keterlibatan pengusaha dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terobosan-terobosan seperti ini,” ujar Hugua.
Ketua Tim Percepatan Ekspor Sultra itu menilai ekspor perdana ini sebagai simbol keberhasilan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Buton dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Senada dengan itu, Sekda Buton, La Ode Syamsudin, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terlaksananya ekspor perdana komoditas ubur-ubur dari wilayah Kepulauan Buton.
“Atas nama Pemkab Buton, kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada PT Triko Bina Nusantara yang telah berani melakukan ekspor langsung komoditas perikanan, khususnya ubur-ubur. Ini merupakan langkah strategis yang membutuhkan kesiapan dan keberanian pelaku usaha,” ujar Sekda.
Ia menegaskan, momentum tersebut menjadi bukti nyata potensi kelautan Kepulauan Buton memiliki daya saing di pasar global. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong hilirisasi produk perikanan, peningkatan kualitas komoditas, serta perluasan akses pasar internasional demi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap, ekspor perdana ini dapat menjadi pintu masuk bagi komoditas unggulan lainnya dari Kabupaten Buton dan Sultra pada umumnya untuk menembus pasar dunia.
Selain itu, Syamsuddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dan Tim Percepatan Ekspor Sultra atas dukungan dan sinergi lintas sektor yang memungkinkan kegiatan ekspor tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Pemerintah Kabupaten Buton, sebagai daerah tempat PT Triko berpijak, siap memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan ekspor produk ubur-ubur dan komoditas perikanan lainnya guna meningkatkan kinerja ekspor daerah serta daya saing industri perikanan di tingkat internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur PT Triko Bina Nusantara, Anton, berharap ekspor perdana ini dapat menjadi pemicu semangat bagi pelaku usaha lain untuk ikut mendorong peningkatan ekspor produk perikanan dari Sulawesi Tenggara, khususnya Kepulauan Buton.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi simbolis pemecahan kendi oleh Wakil Gubernur Sultra, Wakil Wali Kota Baubau, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, dan Direktur PT Triko Bina Nusantara, didampingi perwakilan Bea Cukai, KSOP Baubau, Balai Karantina, serta unsur Forkopimda dan OPD terkait se-Kepulauan Buton. (adm)
