BerandaSULTRABUTON SELATANAdios Pastikan Penyaluran Bantuan Beras Tepat Sasaran

Adios Pastikan Penyaluran Bantuan Beras Tepat Sasaran

BATAUGA, INFOBUSEL.COMĀ – Sebanyak 133.000 jiwa dari 70 Desa/Kelurahan di Kabupaten Buton Selatan menjadi target bantuan penyaluran beras. Bupati Buton Selatan, Muhamad Adios pastikan tepat sasaran.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemkab Buton Selatan dan Bulog cabang Baubau. Pada pendistribusian bantuan tersebut tiap keluarga mendapat jatah sebayak 30 kilogram beras.

Guna menunjang kesuksesan program bantuan tersebut agar tepat sasaran, Bupati Buton Selatan, Muhamad Adios mengintruksikan kepada seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah hingga tim pendamping untuk ikut berkolaborasi demi penyaluran tepat dan transparan.

Menurutnya, bantuan beras tersebut turut membantu menjaga stabilitas kondisi ekonomi rumah tangga masyarakat Buton Selatan.

“Kehadiran bantuan pangan ini juga menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga masyarakat kita,” kata Adios, Jumat (11/9/2026).

“Kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan Bulog adalah kunci agar program ini benar-benar terasa manfaatnya di setiap rumah warga,” tambahnya kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Baubau Ritno menyebutkan pada alokasi awal direncanakan hanya 10 kilogram untuk tiap kepala keluarga pada periode berjalan, namun berdasarkan hasil rapat, disepakati penyaluran dilakukan satu kali tahap dengan pemberian 30 kilogram beras medium untuk tiap keluarga atau setara tiga bulan alokasi sekaligus.

“Jatah alokasi per bulan adalah satu kemasan beras medium isi 10 kg. Namun pelaksanaannya kami lakukan satu kali penyaluran sehingga penerima manfaat langsung menerima 30 kg beras, atau tiga karung sekaligus,” tuturnya.

Ritno membeberkan data pantauan harga beras medium ditingkat konsumen wilayah Buton Selatan saat ini tembus Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per kilogram. Kata dia, Kabupaten Buton Selatan bukan daerah sentra produksi besar sehingga berdampak pada fluktuatif harga jual yang dipengaruhi oleh pasokan beras dari luar daerah.

“Di sinilah peran bantuan pangan ini sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap bisa mengakses kebutuhan pokok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ritno mengukapkan rogram ini juga terintegrasi dalam upaya pengendalian harga pangan dan penanganan kelompok masyarakat rentan, dengan data penerima yang dapat dipantau secara real time melalui sistem dashboard digital.

Saat ini Bulog Cabang Baubau melayani wilayah 4 Kabupaten dan 1 Kota, termasuk Buton Selatan. Saat ini stok beras di gudang Bulog Baubau tersedia kurang lebih 2.000 ton, sedangkan stok beras yang dikuasai petani lokal di wilayah Sulawesi Tenggara tercatat mencapai 80.000 ton pasca panen tahun 2025 sampai dengan 2026.

“Secara stok cukup, bahkan aman. Namun kita tetap perlu waspada terhadap kondisi cuaca yang saat ini mengindikasikan potensi kekeringan di wilayah Sultra,” ungkapnya.

Hal ini dapat berdampak pada hasil produksi pertanian ke depan, sehingga langkah strategis pengendalian harga. Oleh sebab itu, pasokan harus terus lakukan bersama pemerintah daerah. Ritno berharap bantuan beras tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan konsumsi rumah tangga, bukan untuk diperjual belikan. (adm).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

berita populer

Recent Comments